Implementasi Sistem adalah suatu proses untuk menempatkan informasi baru kedalam operasi. Implementasi juga dapat didefinisikan untuk menempatkan suatu sistem baru ke operasi yang ada di suatu perusahaan.
Dan dalam hal ini, menurut “Whitten, Bentley & Barlow, 1993″, Implementasi Sistem informasi mempunyai 4 tahap, yaitu :
1. Membuat dan menguji basis data & jaringan.
Dalam tahapan ini penerapan sistem yang baru atau perbaikan sistem dibuat pada basis data dan jaringan yang telah ada. Jika penerapan sistem yang baru memerlukan basis data dan jaringan yang baru atau dimodifikasi, maka sistem yang baru ini biasanya harus diimplementasikan sebelum pemasangan program komputer. Dalam tahapan ini dapat dimaksudkan pula untuk memakai/memanfaatkan basisdata agar dapat mengambil dan mengolah data setelah mengkoneksikannya pada jaringan untuk dapat masing-masing komputer.
2. Membuat dan menguji program.
Dalam tahapan ini merupakan tahap pertama untuk siklus pengembangan sistem yang spesifik bagi programer. Bertujuan untuk mengembangkan rencana yang lebih rinci dalam pengembangan dan pengujian program komputer yang baru. dalam tahapan ini pula adanya kerjasama dalam penentuan program apa yang digunakan dan layak atau tidak program tersebut setelah di ujikan.
3. Memasang dan menguji sistem baru.
Setelah 2 tahapan diatas sudah dilaksanakan maka tahapan ini dilakukan untuk menyakinkan bahwa kebutuhan integrasi sistem baru telah terpenuhi hingga sistem tersebut dapat dirasakan manfaatnya.
4. Mengirim sistem baru kedalam sistem operasi.
Tujuan tahap ini adalah untuk mengubah secara perlahan – lahan sistem lama menjadi sistem baru sehingga perlu dilakukan pemasangan basis data yang akan digunakan pada sistem baru.
SUMBER :
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/03/4-tahapan-implementasi-sistem-informasi/
di ubah dan ditambahkan sesuai keperluan






No comments:
Post a Comment